Datangi Bawaslu, Tim Kampanye Asli Klarifikasi Dugaan Pelanggaran APK

Bawaslu Kabupaten Purworejo. (Foto : ist)

Purworejo (wartapurworejo.com) – Tim kampanye pasangan calon nomer urit 01, Agustinus Susanto-Kelik Kabuli Jarwinto (Asli) mendatangi Bawaslu Kabupaten Purworejo, Senin (26/10/2020).

Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi mengenai jumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga melanggar.

Bawaslu dalam rilisnya menyampaikan rincian, APK yang melanggar milik paslon 01 sebanyak 4.972, paslon 02 sebanyak 441 dan paslon 03 sebanyak 188 buah.

“Kedatangan kami untuk meminta klarifikasi jumlah APK Paslon Asli yang diduga melanggar aturan. Kami merasa tidak melanggar, karena sudah sesuai dengan aturan KPU,” kata Ketua Tim Kampanye Asli, Dion Agasi Setiabudi saat diwawancara usai mendatangi Bawaslu, Senin siang (26/10/2020).

Dion melanjutkan bahwa, timnya hanya membuat APK 200% dari fasilitasi KPU.

“Kami minta 2-3 hari untuk mengumpulkan beberapa data.
Perdesa kami hanya membuat 3 spanduk, baliho 10 dan 3 buah billboard. Mengapa jumlah yang diduga melanggar kami paling banyak jumlahnya?” tanya Dion.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Bawaslu Purworejo, Nur Kholiq menjelaskan bahwa, data yang mereka terima adalah dari hasil pengawasan di lapangan.

“Prinsipnya kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Paslon 01 karena telah datang untuk meminta penjelasan. Penjelasan kami tetap sama, rekomendasi ke KPU berdasarkan fakta APK yang terpasang di lapangan. Foto dan lokasi bisa kami tunjukkan,” jelas Kholiq.

Dugaan pelanggaran APK tersebut berasal dari periode pendataan tanggal 1-9 Oktober. Saat ini pendataan periode selanjutnya masih terus berjalan. Bisa saja data akan berubah jumlahnya, bisa makin sedikit atau malah bertambah.

“Mungkin yang memasang adalah relawan, tapi yang melanggar adalah barangnya (APK) bukan orangnya. Meskipun yang mwmasang bukan tim kampanye, yang jelas APKnya tidak sesuai aturan,” kata Kholiq.

Ada lima klasifikasi APK yang harus dipenuhi agar tidak dianggap melanggar, jenisnya, ukuran, jumlah, desain dan lokasi. Unsur-unsur tersebut harus dipenuhi. Ukuran pun harus sesuai dengan PKPU, tidak boleh lebih besar atau lebih kecil ukurannya. (Utami-02)

Mungkin Anda juga menyukai