Dirumahkan dari Pekerjaan , Mustofa Memilih Bonsai Jadi Penghasilan Baru

Bonsai milik warga Batang, Mustofa yang masih dalam proses pembentukan. (Foto: Zaidi)

Batang (wartapurworejo.com) – Dirumahkan dari pekerjaannya sebagai tukang las kontruksi kandang ayam modern, Nurul Musthofa (35) memilih membuat bonsai sebagai hobi baru dalam kesehariannya.

Bonsai sendiri merupakan tanaman yang dikerdilkan, dalam pembuatannya memerlukan teknik-teknik tertentu dalam perawatan, mulai dari menanamnya di dalam pot hingga pemangkasan akar dan ranting untuk dibentuk sesui yang diinginkan.

“Apabila dimulai dari nol bibit pohon itu memakan waktu bertahun-tahun,” katanya kepada wartajateng.id, Selasa (23/2/2021).

Dikatakan, ide membuat bonsai muncul karena saat ini banyak yang mencari apalagi ia sendiri juga dirumahkan dari pekerjaannya lantaran musim hujan mengakibatkan pengerjaan proyek berhenti.

“Bingung mau ngapain lagi tidak ada pekerjaan selain ngurus kebun,” keluhnya.

Mustofa semakin memantapkan diri mengingat, banyak tanaman liar di kebunnya yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan tanaman bonsai.

Hal itu cukup membantu dan mempersingkat waktu pembuatan bonsai karena akar dan batang bawah pohon liar yang tumbuh bertahun-tahun di lahan perkebunan miliknya dapat digunakan.

Selang dua bulan pekarangan rumah Mustofa yang terletak di Dukuh Lempuyangan, Desa Surjo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, kini sudah dipenuhi puluhan pohon bonsai, mulai dari Pohon Teh, Tapal Besi, Lantana, Ule dan Joko Nantang.

Harganya pun cukup murah, setiap pohon ia bandrol mulai dari Rp 150 ribu. Tergantung jenis dan bentuk pohonnya. (Zaidi-02).

Mungkin Anda juga menyukai