Dubes Slovakia Kepincut Mebel Jepara

(Dubes) Slovakia untuk Indonesia, Jaroslav Chlebo saat berkunjung ke Jepara. (Foto : ist)

Jepara (wartapurworejo.com) Produk furnitur Kabupaten Jepara ternyata mampu memikat minat Duta Besar (Dubes) Slovakia untuk Indonesia, Jaroslav Chlebo.

Dubes Slovakia membeberkan, awal mula dirinya kepincut mebel Jepara, yakni saat dia menghadiri pernikahan rekannya di sebuah penginapan di Kota Solo, yang ternyata dipenuhi dengan berbagai interior dari Kabupaten Jepara.

“Saya punya teman dari Slovakia menikah dengan wanita dari Solo. Kemudian, punya bisnis penginapan dan semua perabot interiornya dari Jepara,” ujar Chlebo kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko, saat mengadakan pertemuan di Peringgitan Pendapa RA Kartini, Kamis (15/10/2020).

Karenanya, dia mengaku senang, saat ini dapat berkunjung langsung ke daerah yang memproduksi furnitur bermotif ukir. Chlebo yang datang ke Jepara bersama sang istri Jana Clebova, juga mengaku kagum dengan berbagai panjangan di Pendapa. Di antaranya relief ukir tiga dimensi, dan patung pahat macan kurung.

Terkait pertemuannya dengan Edy, Jaroslav Chlebo sangat berharap hubungan antara Kabupaten Jepara dengan Slovakia dapat terjalin erat.

“Kami minta referensi, Sabtu mau keliling-keliling melihat show room di Jepara,” katanya dalam laman resmi Pemprov Jateng.

Ditanya sejauh mana perkembangan mebel Jepara, Sekda Jepara menjawab, sudah mengekspor mebel ke lebih dari 105 negara sejak 1990.

Edy pun menuturkan, bentuk kerja sama yang akan dijalin dalam waktu dekat ini, yakni mencarikan perusahaan yang bisa desain furniture minimalis dengan motif ukir, termasuk bisa melakukan ekspor ke Slovakia.

“Sebelumnya sudah ke beberapa company, tapi dia belum yakin, yang dikunjungi tadi belum tentu bisa ekspor ke Slovakia. Sehingga dia ingin referensi untuk pendalaman,” ujar dia.

Edy berharap, perusahaan mebel Jepara dan Slovakia dapat melakukan program kerja sama. Meski pada tahap awal ini hanya untuk furnitur rumahnya, tapi sekda menyakini tidak menutup kemungkinan ke depan jadi bisnis antarnegara. (Naz-02)

Mungkin Anda juga menyukai