Pelanggan dan Pegawai PDAM Tirta Perwitasari Harus Taat Prokes

Pengecekan suhu tubuh bagi pelanggan yang akan masuk ke kantor PDAM (foto: ist)

Purworejo (wartapurworejo.com) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo menganggarkan Rp300 juta untuk ikut menangani wabah covid-19.

Dana tersebut digunakan untuk berbagai program sosial bantuan bencana seperti pembebasan biaya selama tiga bulan bagi pelanggan khusus dan diskon 50% untuk rumah tangga miskin pada awal pageblug.

Selain itu, juga untuk bantuan alat cuci tangan di fasilitas umum, pembagian masker dan pembagian nasi bungkus beberapa waktu lalu. Hingga sekarang, PDAM masih menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi para pelanggannya yang membayar di kantor PDAM.

“Pelanggan yang datang membayar ke kantor kami harus memakai masker. Jika tidak, maka tidak diperkenankan masuk ke dalam kantor. Hal ini juga berlaku bagi semua pegawai,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Perwitasari, Hermawan Wahyu Utomo di kantornya, Kamis (15/10/2020).

Begitu akan masuk pintu utama, pengunjung harus melewati Automatic Sanitizer Machine (ASM). Mesin yang bekerja berdasar sensor gerak ini akan menyemprot tubuh pengunjung secara otomatis selama 20 detik.

“Pengunjung dan pegawai akan ditest suhu tubuhnya, jika melebihi 38° celcius, disarankan untuk memeriksakan diri,” lanjut Wawan, panggilan Dirut PDAM.

Air PDAM pun dikatakan mampu membunuh bakteri dan virus tanpa dicampur cairan disinfektan lain. Karena mengandung kaporit atau kalsium hipoklorit atau Ca(ClO)2. (Utami-02)

Mungkin Anda juga menyukai