Pjs Bupati Purworejo Minta KPU Jamin Kesehatan Warganya

Pjs Bupati Purworejo, Yuni Astuti (batik hijau) didampimgi Kabag Humas Pemkab, Rita Purnama. (Foto : Utami)

Purworejo (wartapurworejo.com) – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 diprediksi akan mengalami penurunan partisipasi pemilih. Hal itu karena Pilkada di masa pandemi membuat masyarakat khawatir akan kesehatannya.

Menurut Pjs Bupati Purworejo, Yuni Astuti, tak hanya di Kabupaten Purworejo yang diprediksi partisipasi pemilih menurun. Akan tetapi semua daerah yang mengikuti gelaran pemilukada, diperkirakan mengalami hal sama.

“Dalam SK Pjs, salah satu tugas adalah memfasilitasi pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati. Saya juga selalu berkoordinasi dengan Bawaslu dan KPU untuk menjaga netralitas ASN,” kata Yuni Astuti saat audiensi dengan puluhan pewarta di Ruang Arahiwang Kompleks Setda Purworejo, Kamis siang (15/10/2020).

Perempuan yang menjabat sebagai Kabiro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jateng ini dalam setiap rakor dengan desk Pilkada selalu meminta jaminan rada aman bagi pemilih.

“Prediksi penurunan partisipasi pemilih dimungkinkan karena merasa tidak aman (secara kesehatan) ketika memberikan hak suara. Pencoblosan memakai paku yang dipakai bergantian dengan ratusan pemilih lain. Penyelenggara harus membuat terobosan bagaimana agar tidak ada klaster baru di TPS,” lanjut Yuni Astuti.

Selain alat, KPU juga diminta untuk memperhatikan jarak dan menghindari kerumunan pemilih. (Utami-02)

Mungkin Anda juga menyukai