Wali Kota Magelang Lantik 172 PNS

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, saat melakukan pengambilan sumpah/ janji 172 orang PNS Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, di Pendapa Pengabdian Kota Magelang. (Foto ' ist)

Magelang (wartapurworejo.com) Pengambilan sumpah/ janji sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), diharapkan menjadi momentum untuk mengukuhkan komitmen sebagai abdi negara dan masyarakat. Sehingga mereka terus mengedepankan dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Hal itu ditekankan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, saat pengambilan sumpah/ janji 172 orang PNS Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, di Pendapa Pengabdian Kota Magelang, Senin (19/10/2020). Menurutnya, PNS dituntut selalu fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“PNS adalah pelayan masyarakat. Ini harus melekat di hati dan dada saudara-saudara semua. Tidak ada hal lain kecuali pengabdian kepada rakyat. Fokuskan pelayanan kepada rakyat, dan orientasikan hanya untuk kepentingan bangsa dan negara,” tegas Sigit melalui laman resmi Pemprov Jateng.

Ditambahkan, perjalanan karir di pemerintahan telah memasuki era kompetisi sehat. Cemerlangnya karir seorang PNS tergantung pada seberapa besar kontribusinya kepada organisasi dan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Ke depan, era kompetisi akan terjadi. Sudah saya rintis 10 tahun terakhir ini. Siapapun yang memberikan pengabdian terbaik, mempunyai kreativitas dan inovasi, maka akan menjadi orang-orang pilihan,” ujar Sigit.

Dia mendorong para PNS terus melakukan peningkatan kapasitas dan kapabilitas. Mereka diharapkan bisa membantu pimpinan membuat terobosan, dengan kualitas pekerjaan yang baik dan stabil.

“Baik ditunggui maupun tidak ditunggui oleh pimpinan, kualitasnya masih sama. Lakukan dan kuasai betul bidang tugas yang saudara emban. Termasuk memahami semua peraturan yang berlaku. Jangan puas hanya dengan hanya melakukan pekerjaan rutin, jangan stagnan. Bantu pimpinan saudara untuk membuat terobosan,” pinta Sigit.

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, orang nomor satu di Kota Magelang itu juga mengingatkan, PNS adalah profesi. Dibalik seragam dan atribut yang dikenakan seorang PNS, terdapat tanggung jawab dan etika yang harus dijunjung tinggi. Segala tutur kata, perilaku, bahkan postingan di media sosial seorang PNS, tidak lagi hanya membawa identitas diri, namun juga representasi organisasi Pemkot Magelang.

“Ke depan masyarakat semakin kritis. Rakyat juga sudah maju, sudah cerdas. Maka saya minta, jaga baik-baik wibawa profesi PNS di manapun berada,” pungkas Sigit.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono menjelaskan, pengambilan sumpah/janji PNS yang dilakukan menurut agama atau kepercayaan masing-masing ini merupakan salah satu syarat seorang CPNS diangkat sebagai PNS. Sebelumnya mereka sudah menerima surat keputusan (SK) pengangkatan CPNS menjadi PNS. Namun akibat pandemi Covid-19, mereka baru diambil sumpah/janji pada 19 Oktober 2020 ini.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, ayat 39 menyebutkan bahwa setiap calon PNS pada saat diangkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah/janji menurut agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Aris. (Naz-02)

Mungkin Anda juga menyukai